Leadership Coaching

Mengapa Manajer Perlu Belajar Coaching?

@DailyVisecoach
@DailyVisecoach
Mengapa Manajer Perlu Belajar Coaching?

Mengapa manajer perlu belajar coaching? Penelitian menunjukkan bahwa coaching mengarah pada keterhubungan antar individu, produktifitas dan layanan konsumen yang lebih baik. Selain itu, coaching juga membantu karyawan meningkatkan performa kerja, mengatasi masalah dengan baik, mencapai goal aspirasi dan membangun kepercayaan diri.

Namun tak hanya itu, coaching juga memberikan manfaat bagi seorang manajer. Apa manfaat coaching bagi manajer? Ini sebuah pertanyaan yang bagus karena seringkali manfaat coaching bagi para manajer tidak diperhatikan.

Ketika organisasi melangsungkan inisiatif coaching, manajer kerapkali menganggap inisiatif ini hanya memberikan kontribusi satu arah sedangkan usaha yang mereka curahkan hanya mendapat ganjaran sedikit saja. Di bawah ini beberapa manfaat coaching bagi manajer.

1. Keterampilan Kepemimpinan dan Perilaku yang Baik

Seorang manajer bisa memandang program coaching sebagai salah satu cara mengasah keterampilan kepemimpinan. Meski tidak disebutkan satu gaya kepemimpinan yang paling baik namun manajer bisa belajar mengenai kepemimpinan dengan cara pandang berbeda, misalnya dengan cara memupuk empati, keingintahuan, dan mau mendengarkan suara hati juga sudut pandang orang lain.

Coaching juga membantu manajer meningkatkan keahlian berkomunikasi. Semakin sering Anda menempatkan diri berperan sebagai seorang coach maka Anda akan menjadi pendengar yang baik. Selain itu, coaching juga membuat Anda melatih artikulasi suara. Dengan menjadi pendengar yang baik maka Anda akan lebih tanggap dan tajam pada situasi sosial dimana hal ini adalah dasar penting untuk membangun kecerdasan emosi.

Ada pepatah mengatakan bahwa pengetahuan adalah mengetahui apa yang dikatakan dan kebijaksanaan adalah mengetahui baik atau tidak untuk mengatakan suatu hal. Keterampilan seperti ini yang bisa dilatih secara terus menerus oleh Anda dalam rangka menahan diri untuk memberikan nasihat pada orang lain.

Seorang coach adalah seorang pemerhati yang bisa mengidentifikasi isyarat non-verbal, dan menggali pemikiran karyawan tanpa menerobos ruang pribadinya. Seorang manajer dalam perjalanan coachingnya akan belajar untuk mengajukan pertanyaan yang pantas di waktu yang tepat dalam konteks yang sesuai, sehingga pertanyaan itu bisa memicu refleksi dan pemahaman tertentu dari karyawan.

Memang, terkadang seorang manajer tergoda untuk memberikan perintah yang harus dilakukan oleh karyawan. Namun cobalah untuk mengajukan pertanyaan kuat yang bisa membimbing karyawan melalui proses menemukan jawaban dengan caranya sendiri.

2. Mengetahui kekuatan dan kelemahan anggota tim

Seorang manajer harus menyadari kekuatan dan ruang pengembangan yang dimiliki oleh anggota timnya dengan lebih dalam lagi melalui observasi dan evaluasi performa kerja. Cara seperti ini bisa membantu manajer saat mendelegasikan tugas, mengidentifikasi potensi dan menyiapkan tim lebih efektif untuk mencapai visi jangka panjang.

3. Meningkatkan kesadaran diri

Manajer bertanggungjawab yang juga seorang coach akan membantu anggota tim untuk lebih menyadari dirinya sendiri. Dalam prosesnya, seorang manajer mangambil bagian dalam perjalanan menemukan diri mereka dengan cara lebih baik.

Setiap kali Anda mengajukan pertanyaan maka pertanyaan ini akan memicu anggota tim mengeluarkan pikiran dan perasaannya. Memasuki ruang mental, psikologi, dan emosi mereka akan memunculkan pertanyaan pantas yang membantu manajer memahami anggota tim lebih dalam lagi.

4. Belajar dari anggota tim

Sebagai seorang coach, manajer diharapkan tidak memberi saran atau solusi untuk tantangan yang sedang dihadapi oleh anggota tim. Karena jika manajer tidak membantu mencarikan solusi maka seringkali anggota tim memunculkan ide atau gagasan yang out of the box. Cara ini menjadi pembelajaran secara langsung bagi manajer dan secara tidak langsung membuat proses coaching lebih efektif dan solid.

5. Pemenuhan rasa puas

Manfaat terbesar bagi manajer yang juga berpran sebagai coach adalah adanya rasa puas dan pencapaian yang menyenangkan. Mengetahui bahwa Anda sebagai manajer bisa memainkan peran vital dalam pengembangan individu anggota tim. Coaching juga bisa membuat mereka dengan pencapaian rendah menjadi performer bintang. Sebagai contoh, seorang anggota tim yang dianggap tidak percaya diri bisa membangun kepercayaan dirinya hingga meraih promosi jabatan dan menjadi seorang manajer sukses.

Related Posts